Skip to content
Home » Apa Itu Freelancer? Panduan Lengkap Untuk Memulai dari Nol

Apa Itu Freelancer? Panduan Lengkap Untuk Memulai dari Nol

Hai. Belakangan ini, kegiatan tambahan di luar jam kerja reguler yang berorientasi pada penghasilan tambahan—atau yang biasa disebut side hustle—sepertinya sudah menjadi budaya baru.

Di tengah kondisi ekonomi yang sulit diprediksi, banyak orang mulai mencari cara untuk tidak hanya bergantung pada satu sumber penghasilan. Mereka mulai melirik peluang lain. Yang fleksibel. Yang bisa dijalankan dari mana saja. Dan yang tidak selalu terikat oleh jam kerja.

Dari sekian banyak pilihan side hustle yang ada, satu istilah muncul lebih sering dibanding yang lain: dan istilah itu adalah freelancer.

Ini tentunya bukan tanpa alasan. Freelancing atau kegiatan menjalankan freelancer. Dianggap sebagai salah satu cara paling realistis untuk mulai menghasilkan dari skill yang dimiliki—tanpa harus membangun bisnis dari nol, dan tanpa harus keluar dari pekerjaan utama.


Lalu Apa Itu Freelancer?

Secara sederhana, freelancer adalah seseorang yang bekerja secara independen—tidak terikat kontrak jangka panjang dengan satu perusahaan, dan biasanya mengerjakan proyek berdasarkan permintaan klien. Kedengeran sangat merdeka, dan bebas yah.

Ini menandakan, beberapa hal:

  • Freelancer bisa bekerja dengan beberapa klien sekaligus
  • Mereka menentukan sendiri jam kerjanya
  • Dapat memilih jenis pekerjaan yang ingin diambil

Berbeda dengan pekerjaan konvensional yang mungkin udah biasa kita dengar dan lakukan, freelancer tidak “bekerja di bawah satu perusahaan”. Mereka diijikan untuk bekerja pada beberapa atau banyak pihak, dalam waktu yang fleksibel.

Dan justru di situlah daya tarik utamanya. Yang membuat banyak orang, memilih freelancer sebagai pekerjaan sampingan atau side hustle.


Alasan Kenapa Freelancer Semakin Diminati?

Fenomena ini bukan terjadi tanpa sebab.

Beberapa tahun terakhir, pola kerja mulai berubah. Banyak orang mulai mempertanyakan kembali konsep “kerja 9–5” yang dulu dianggap satu-satunya pilihan. Dan pandemic covid 19, yang beberapa tahun lalu terjadi. Mau tidak mau, menjadi alasan kuat akselerasi konversi budaya kerja ini berubah, dan makin beragam.

Di sisi lain, perkembangan internet membuka peluang baru. Dan informasi tentang side husle, terutama freelancer menjadi semakin massif, dan makin dikenal.

Sekarang, seseorang di kota kecil pun bisa:

  • bekerja untuk klien di daerah atau negara lain
  • menerima project tanpa harus bertemu muka
  • memilih project yang dia inginkan tanpa background yang relevan
  • dan pastinya punya uang tambahan tanpa harus ganti kerjaan

Ini membuat kegiatan Freelancing kemudian hadir sebagai “jembatan” antara skill, peluang, indepensi, dan kemerdekaan para pekerja begitu dimanjakan.

Seseorang yang punya kemampuan menulis, desain, editing video, atau bahkan sekadar mengelola media social. Sekarang tidak harus punya modal uang untuk mulai mengerjakan project.

Begitu juga ibu rumah tangga, pelajar aktif, mahasiswa, mereka bisa memulai pekerjaan, tanpa harus mereka melepas atau meninggalkan tanggung jawabnya. Pada saat memutuskan untuk menjadi seorang freealncer


Jenis Pekerjaan Freelance yang Paling Banyak Dicari

Salah satu alasan kenapa freelancing cepat berkembang adalah karena pilihannya pekerjaannya luas. Spektrum pekerjaan freelancer, yang beragam ini menghadirkan list pekerjaan. Yang bahkan di industry sekarang ini maih sangat awan untuk dikerjakan. Walau begitu, beberapa pekerjaan sangat mainstream di freelancer. Ada beberapa alasan, tapi beberapa alasan utama karena demand yang cukup banyak, untuk menghadirkan peluang bagi para freelancer. Diluar harga project yang memang juga cukup menjanjikan untuk dijalani.

Ini adalah beberapa bidang yang paling sering dijadikan entry point seorang freelancer untuk memulai antara lain:

  • Desain grafis (konten sosial media, logo, branding)
  • Penulisan (artikel, copywriting, caption)
  • Social media management
  • Video editing
  • Data entry dan virtual assistant

Freelancer Bukan Sekadar “Kerja Sampingan”

Banyak yang mengira freelancing hanya cocok dijadikan pekerjaan tambahan. Tentunya pandangan ini tidak sepenuhnya salah, walaupun bukan satu pernyataan mutlak tanpa koreksi. Karena pada prakteknya, banyak freelancer yang memang menjadikan kegiatan ini sebagai pekerjaan utamanya. Tanpa memiliki pekerjaan regular lain sebagai penunjang ekonomi sehari harinya.

Ini menandakan, bahkan walaupun freelancer sering diindikasikan sebagai kegiatan side hustle. Ternyata freelancer bisa lebih dalam, dan kuat lagi sebagai suatu cara menghasilkan pendapatan untuk kehidupan seseorang.

Tentunya ini bisa menjadi pilihan, untuk kamu yang memang ingin memiliki pekerjaan. Tapi merasa, pola kerja yang sekarang ada tidak ideal untuk kamu jalani. Tapi sebelum itu, menjadi pilihan ada baiknya kamu pikirkan.


Tantangan Seorang Freelancer

Meski terlihat menarik, freelancing bukan tanpa tantangan.Terutama untuk pemula, yang baru masuk ke bidang freelancing ini. Dan ada beberapa hal yang sering dihadapi antara lain:

  • Sulitnya membangu portofolio
  • Sulitnya mendapatkan klien pertama
  • Keterbatasan dalam komunikasi dengan klien
  • Penghasilan yang belum stabil
  • Adaptasi jam kerja yang tidak biasa
  • Kurangnya waktu istirahat

Dan ini merupakan fase yang hampir selalu dilewati. Oleh setiap orang yang memulai freelancer. Maka sebelum akhirnya memulai freelancer, baik sebagai side hustle atau menjadi reguler job. Pastikan persiapan kamu sudah matang menentukan pilihan menjadi seorang freelancer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *